Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Desember 2012
TUGAS ANORGANIK 3
*TUGAS INI BARU DIKUMPUL KEMAREN..TAPI GUA PGEN POSTING AJA DI BLOG INI BUAT BERBAGI BUAT PARA BLOGER2...DAN TEMEN-TEMEN YANG PGEN CARI REFERENSI MENGENAI PROSES PEMBUATAN TITANIUM :) ....smoga ada mamfaat nya ..
PEMBUATAN TITANIUM
Tugas Kimia Anorganik III
Oleh :
Rini Handayani Rotua P
1017011046
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS LAMPUNG
2012
A.PENGENALAN UNSUR TITANIUM
Sebelum kita mengetahui dan mempelajari proses pembuatan Titanium,terlebih dahulu untuk kita mengenali apa itu unsur titanium dan sifat fisik dan kimianya.
Titanium adalah logam transisi bewarna putih keperakan, yang bersifat ringan dan kuat dan mempunyai lambang kimia Ti. Titanium pertama kali ditemukan oleh William Gregor kimiawan Inggris pada tahun 1791, yang kemudian diberi nama oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun kimiawan Jerman 1795. Titanium juga merupakan elemen berlimpah kesembilan (mencakup 0,63% pada kerak bumi). Logam titanium tidak pernah ditemukan sendirian, keberadaannya selalu berikatan dengan mineral lainnya seperti rutile, ilmenite, leucoxene, anatase, brookite,perovskite, dan sphene yang ditemukan dalam titanat dan beberapa besi .
Pada sistem periodik titanium terletak pada golongan IVB dan periode 4. nomor atom titanium adalah 22 dengan massa atom relatifnya adalah 47,88 gr/mol
Titanium memiliki Titanium memiliki titik lebur 1.660oC dan titik didih 3.287oC, massa jenis yang rendah, keras tahan karat, dan mudah diproduksi. Titanium tidak larut dalam larutan asam kuat, tidak reaktif diudara karena memilki lapisan oksida dan nitrida sebagai pelindung.
B.SIFAT-SIFAT KIMIA TITANIUM
Reaksi dengan Air
Titanium akan bereaksi dengan air membentuk Titanium dioksida dan hydrogen.
Ti(s) + 2H2O(g) → TiO2(s) + 2H2(g)
Reaksi dengan Udara
Ketika Titanium dibakar di udara akan menghasilkan Titanium dioksida dengan nyala putih yang terang dan ketika dibakar dengan Nitrogen murni akan menghasilkan Titanium Nitrida.
Ti(s) + O2(g) → TiO2(s)
2Ti(s) + N2(g) →TiN(s)
Reaksi dengan Halogen
Reaksi Titanium dengan Halogen menghasilkan Titanium Halida. Reaksi dengan Fluor berlangsung pada suhu 200°C.
Ti(s) + 2F2(s) → TiF4(s)
Ti(s) + 2Cl2(g) → TiCl4(s)
Ti(s) + 2Br2(l) → TiBr4(s)
Ti(s) + 2I2(s) → TiI4(s)
Reaksi dengan Asam
Logam Titanium tidak bereaksi dengan asam mineral pada temperatur normal tetapi dengan asam hidrofluorik yang panas membentuk kompleks anion (TiF6)3-
2Ti(s) + 2HF (aq) → 2(TiF6)3-(aq) + 3 H2(g) + 6 H+(aq)
Reaksi dengan Basa
Titanium tidak bereaksi dengan alkali pada temperatur normal, tetapi pada keaaan panas.
C.PEMBUTAN TITANIUM
Proses Pembuatan Titanium
Bijih Titanium, terutama Rutile (TiO 2) dan ilmentite (FeTiO 3), diperlakukan dengan dan klorin gas karbon tetraklorida untuk menghasilkan titanium.
TiO 2 + Cl 2 ->TiCl 4 + CO 2
Fraksinasi
Titanium tetraklorida yang dimurnikan dengan distilasi (BP 136,4) untuk menghapus klorida besi.
Pengurangan
Titanium tetraklorida yang dimurnikan direaksikan dengan magnesium cair di bawah argon untuk menghasilkan sebuah "berpori titanium" spons.
TiCl 4 + 2Mg -> Ti + 2MgCl 2
Pencairan
Titanium spons dilebur di bawah argon untuk menghasilkan ingot.
Penjelasan:
Salah satu metode yang digunakan dalam proses pembuatan titanium adalah Metode Kroll yang banyak menggunakan klor dan karbon. Hasil reaksinya adalah titanium tetraklorida yang kemudian dipisahkan dengan besi triklorida dengan menggunakan proses distilasi. Senyawa titanium tetraklorida, kemudian direduksi oleh magnesium menjadi logam murni. Udara dikeluarkan agar logam yang dihasilkan tidak dikotori oleh unsur oksigen dan nitrogen. Sisa reaksi adalah antara magnesium dan magnesium diklorida yang kemudian dikeluarkan dari hasil reaksi menggunakan air dan asam klorida sehingga meninggalkan spons titanium. Spon ini akan mencair dibawah tekanan helium atau argon yang pada akhirnya membeku dan membentuk batangan titanium murni.
2. Metode Hunter
Proses hunter yaitu pemanasan TiCl4 dengan pada suhu 700oC-800oC
2FeTi03+7Cl+6C ---> 2TiCl4+2FeCl4+2FeCl3+6Co
TiCl4 + 2Mg ----> 2MgCl2 + Ti
Kamis, 21 Juni 2012
cerpen kimia : karbon sitangan empat :D
“Malam sunyi kuimpikanmu
kulukiskan kita bersama
Namun selalu aku bertanya
adakah aku dimimpimu…..
Dihatiku terukir namamu
cinta rindu beradu satu
Namun selalu aku bertanya
adakah aku dihatimu…?
Malam makin larut, suara lagu simfoni hitam sherina masih menggema. Tapi mataku sedikitpun tidak bisa kupejamkan. Aku rindu khlor, kenapa….harus seperti ini, kenapa aku tak berani mengatakan cinta padanya, dan kenapa khlor tak pernah tertarik padaku, padahal unsur-unsur lain banyak yang ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku. Hmm…….Khlor sampai kapan aku harus menanti ini semua, aku cape berharap terus padamu tanpa henti, sampai kapan cinta ini kan terbalas, aku hanya bisa memandangmu tanpa bisa mengatakannya, aku hanya bisa tersenyum hambar melihatmu menikah bersama Natrium, tapi aku tidak tahu apakah hatiku juga ikut bahagia. Khlor….apa pantas aku jadi selingkuhanmu seperti layaknya klan alkali, apa pantas aku jadi kekasihmu, aku mencintaimu khlor bisakah kau merasakannya, apa karena aku sering dijuluki si tangan empat jadi kau lebih memilih golongan alkali daripada aku, Sebenarnya ini bermula dari keunikanku yang memiliki elektron valensi 4 akibat nomor atomku yang berjumlah 6 saja. Hal itulah yang menyebabkan aku dijuluki si tangan empat. Entah siapa yang memulai memberikan julukan seperti itu tahu-tahu julukan itu sudah melekat ditubuhku, Padahal menurut etimologi namaku Karbo yang berarti batubara. Ah dasar sialan!
Khlor Meski aku tak secantik Natrium atau unsur-unsur lain, bahkan warna kulitku terkadang juga hitam tapi banyak sesama Karbon maupun banyak jenis unsur lain, ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku, apa kau tahu itu Khlor? Bahkan aku dapat membentuk ikatan tunggal, ikatan rangkap, dan ikatan rangkap tiga juga dapat membentuk rantai lingkar (siklik). Tapi mengapa kau tetap saja memilih Natrium, cinta bagiku memang tak cukup satu, aku sering juga jalan dengan Hidrogen, Nitrogen, Oksigen bahkan juga keluarga besarmu keluarga Halida sering jalan denganku tapi mengapa kamu sendiri lebih memilih Natrium? kalau itu yang menjadi alasanmu bukankah kau juga terkenal dengan playboy nya, ah…dasar misteri lelaki…..
“Aku ingin engkau ada disini menemaniku saat sepi
Menemaniku saat gundah
Berat…hidup ini tanpa dirimu
Kuhanya mencintai kamu
Kuhanya memiliki kamu
Aku rindu setengah mati kepadamu
Sungguh ku ingin kau tahu aku rindu
setengah mati…………..”
Suara lagu rindu setengah mati D’masiv terus berbunyi dari ponselku
“Eh..khlor!, benar khlor…benar kata orang kalau kita ingat seseorang maka orang itupun akan ingat sama kita, duh gimana ya……angkat gak ya, aku harus mengangkatnya kapan lagi ada kesempatan seperti ini”
“Hallo………! kataku hampir jantungan saking gembiranya
“Iya hallo” kata khlor diseberang
“Sapa ya” jawabku pura-pura tidak kenal
“Oh, ni sama karbon kan? Aku khlor….Cuma mo ngasih tahu kata manusia lab besok kita mesti jalan bareng jadi pelarut (CCl4), siangnya kau juga bisa mengajak kekasihmu hidrogen, kita sama-sama bisa membantu manusia menjadi obat bius (CHCl3) kau bisa kan?”
Lama tidak ada jawaban, bukan apa-apa aku sungguh tidak percaya ini semua
“Kar…” kata Khlor diseberang
“Eh…iya..iya…,aku bisa khlor, makasih ya tas ajakannya, tapi ngomong-ngomong Hidrogen bukan kekasihku kok he..he..”aku mencoba berbohong
“Hmm……….bukan ya, kalau begitu aku bisa kan jemput kamu”
“Yes…!!”kataku lupa kalau khlor masih mendengarkanku
“Kar..!ada apa? Kamu keberatan ya aku jemput?”
“Engg..enggak kok, aku suka…oke aku tunggu”
“Tapi aku tidak tahu rumah kamu dimana, bolehkan minta alamatnya?”
“Oke khlor alamatnya catat ya,…aku tinggal di jalan nomor 2 blok IVA dengan nomor rumah enam di kota sistem periodik Unsur”
“Oke besok aku jemput kamu kar, jangan kemana-mana ya”
“Oke aku tunggu”
“Kenapa belum ditutup “kataku lagi
“Mmm….gak papa…sebenarnya aku sudah lama menunggu ingin jalan sama kamu dan karena ada perintah langsung dari manusia lab, akupun merasa ada alasan untuk mengajakmu jalan, maaf ya Kar, tidak seharusnya aku berkata seperti itu”
Ya tuhan ternyata khlor juga memiliki perasaan yang sama seperti aku
“Kar…kau marah ya, maaf aku berkata tidak sopan padamu”
“Gak papa aku juga suka kok kau berkata seperti itu”
“Oke besok aku jemput, selamat malam”
“Malam”
Ya tuhan…aku tidak pernah sebahagia ini, manusia lab memang selalu mengertiku…adik-adikku kemana ya…
“Silikon…! Germanium…! Timah…!”teriakku memanggil adik-adikku
“Ada apa sih kak, mereka sudah pada tidur? Timbal adikku yang bungsu menjawab.
“Eh sudah tidur ya, ni kan masih sore…kenapa cepat-cepat tidur, sini-sini kakak mau cerita”
“Ini sudah larut malam kakak, besok aja ceritanya”
“Sudah larut ya, ya sudah kakak juga mau tidur”
“Ya tuhan aku berharap ini semua bukan mimpi” kataku menjelang tidur.
kulukiskan kita bersama
Namun selalu aku bertanya
adakah aku dimimpimu…..
Dihatiku terukir namamu
cinta rindu beradu satu
Namun selalu aku bertanya
adakah aku dihatimu…?
Malam makin larut, suara lagu simfoni hitam sherina masih menggema. Tapi mataku sedikitpun tidak bisa kupejamkan. Aku rindu khlor, kenapa….harus seperti ini, kenapa aku tak berani mengatakan cinta padanya, dan kenapa khlor tak pernah tertarik padaku, padahal unsur-unsur lain banyak yang ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku. Hmm…….Khlor sampai kapan aku harus menanti ini semua, aku cape berharap terus padamu tanpa henti, sampai kapan cinta ini kan terbalas, aku hanya bisa memandangmu tanpa bisa mengatakannya, aku hanya bisa tersenyum hambar melihatmu menikah bersama Natrium, tapi aku tidak tahu apakah hatiku juga ikut bahagia. Khlor….apa pantas aku jadi selingkuhanmu seperti layaknya klan alkali, apa pantas aku jadi kekasihmu, aku mencintaimu khlor bisakah kau merasakannya, apa karena aku sering dijuluki si tangan empat jadi kau lebih memilih golongan alkali daripada aku, Sebenarnya ini bermula dari keunikanku yang memiliki elektron valensi 4 akibat nomor atomku yang berjumlah 6 saja. Hal itulah yang menyebabkan aku dijuluki si tangan empat. Entah siapa yang memulai memberikan julukan seperti itu tahu-tahu julukan itu sudah melekat ditubuhku, Padahal menurut etimologi namaku Karbo yang berarti batubara. Ah dasar sialan!
Khlor Meski aku tak secantik Natrium atau unsur-unsur lain, bahkan warna kulitku terkadang juga hitam tapi banyak sesama Karbon maupun banyak jenis unsur lain, ngantri ingin berhubungan (berikatan) denganku, apa kau tahu itu Khlor? Bahkan aku dapat membentuk ikatan tunggal, ikatan rangkap, dan ikatan rangkap tiga juga dapat membentuk rantai lingkar (siklik). Tapi mengapa kau tetap saja memilih Natrium, cinta bagiku memang tak cukup satu, aku sering juga jalan dengan Hidrogen, Nitrogen, Oksigen bahkan juga keluarga besarmu keluarga Halida sering jalan denganku tapi mengapa kamu sendiri lebih memilih Natrium? kalau itu yang menjadi alasanmu bukankah kau juga terkenal dengan playboy nya, ah…dasar misteri lelaki…..
“Aku ingin engkau ada disini menemaniku saat sepi
Menemaniku saat gundah
Berat…hidup ini tanpa dirimu
Kuhanya mencintai kamu
Kuhanya memiliki kamu
Aku rindu setengah mati kepadamu
Sungguh ku ingin kau tahu aku rindu
setengah mati…………..”
Suara lagu rindu setengah mati D’masiv terus berbunyi dari ponselku
“Eh..khlor!, benar khlor…benar kata orang kalau kita ingat seseorang maka orang itupun akan ingat sama kita, duh gimana ya……angkat gak ya, aku harus mengangkatnya kapan lagi ada kesempatan seperti ini”
“Hallo………! kataku hampir jantungan saking gembiranya
“Iya hallo” kata khlor diseberang
“Sapa ya” jawabku pura-pura tidak kenal
“Oh, ni sama karbon kan? Aku khlor….Cuma mo ngasih tahu kata manusia lab besok kita mesti jalan bareng jadi pelarut (CCl4), siangnya kau juga bisa mengajak kekasihmu hidrogen, kita sama-sama bisa membantu manusia menjadi obat bius (CHCl3) kau bisa kan?”
Lama tidak ada jawaban, bukan apa-apa aku sungguh tidak percaya ini semua
“Kar…” kata Khlor diseberang
“Eh…iya..iya…,aku bisa khlor, makasih ya tas ajakannya, tapi ngomong-ngomong Hidrogen bukan kekasihku kok he..he..”aku mencoba berbohong
“Hmm……….bukan ya, kalau begitu aku bisa kan jemput kamu”
“Yes…!!”kataku lupa kalau khlor masih mendengarkanku
“Kar..!ada apa? Kamu keberatan ya aku jemput?”
“Engg..enggak kok, aku suka…oke aku tunggu”
“Tapi aku tidak tahu rumah kamu dimana, bolehkan minta alamatnya?”
“Oke khlor alamatnya catat ya,…aku tinggal di jalan nomor 2 blok IVA dengan nomor rumah enam di kota sistem periodik Unsur”
“Oke besok aku jemput kamu kar, jangan kemana-mana ya”
“Oke aku tunggu”
“Kenapa belum ditutup “kataku lagi
“Mmm….gak papa…sebenarnya aku sudah lama menunggu ingin jalan sama kamu dan karena ada perintah langsung dari manusia lab, akupun merasa ada alasan untuk mengajakmu jalan, maaf ya Kar, tidak seharusnya aku berkata seperti itu”
Ya tuhan ternyata khlor juga memiliki perasaan yang sama seperti aku
“Kar…kau marah ya, maaf aku berkata tidak sopan padamu”
“Gak papa aku juga suka kok kau berkata seperti itu”
“Oke besok aku jemput, selamat malam”
“Malam”
Ya tuhan…aku tidak pernah sebahagia ini, manusia lab memang selalu mengertiku…adik-adikku kemana ya…
“Silikon…! Germanium…! Timah…!”teriakku memanggil adik-adikku
“Ada apa sih kak, mereka sudah pada tidur? Timbal adikku yang bungsu menjawab.
“Eh sudah tidur ya, ni kan masih sore…kenapa cepat-cepat tidur, sini-sini kakak mau cerita”
“Ini sudah larut malam kakak, besok aja ceritanya”
“Sudah larut ya, ya sudah kakak juga mau tidur”
“Ya tuhan aku berharap ini semua bukan mimpi” kataku menjelang tidur.
Cerpen Kimia: Mangan yang Terkenal
Hari hampir senja, ketika Mangan dan kekasihnya Karbonat sedang
menikmati keindahan kota, kupu-kupu taman berkejaran menyambut hari yang
mulai dirangkul gelap.
“Hmmm…sapa sih yang tak mengenal diriku?aku bahkan sudah terkenal dimana-mana, setiap negara bahkan memberikan julukan masing-masing padaku misalnya kalau Di Ceko, kroasia, Italia, Norwegia, Swedia dan Indonesia biasanya aku dipanggil dengan sebutan Mangan. di Portugis aku dipanggil dengan nama Manganes. Di Rusia aku biasa dipanggil dengan nama Mapraheu. Di Spanyol aku dipanggil dengan nama Manganesia. Itu baru sepintas tentang panggilanku di beberapa negara. Sebenarnya sebutan yang paling umum padaku itu Mangan tapi dalam bahasa latin aku sering disebut Manganum, hmm…enak ya jadi orang terkenal” kata mangan sambil melirik CO3 pacarnya .(MnCO3/ Rhodochrosite)
“Duhh… sang selebritis kita, bangganya jadi orang terkenal? Maklum saja kaukan lebih beruntung, Tiap tahun diproduksi di dunia sebanyak 6.220.000 ton. Apalagi kalau di Afrika selatan, Rusia, Gabon, Australia dan Brazil.” kata CO3 sambil tertawa
“Ye..biarin,akukan terkenal karena banyak berguna misalnya pembuatan baja, baterai, axles, kereta api switch, lemari es dan keramik, daripada istrimu sikalsium itu? terkenalnya apa coba?” kata mangan sedikit merajuk
“Huss….! kalian itu sama-sama bergunanya bagi manusia, sesuatu diciptakan itu pasti ada gunanya sayang….! jadi bersyukurlah tahun 1774 Johann g. Gahn menemukanmu pertama kali di Stockholm Sweden, kalau kau tidak ditemukan mana mungkin kau bisa terkenal seperti ini”
“Terus..terus…selalu saja Kalsium yang lebih dimatamu daripada aku, apalagi kalau sudah dengan Natrium…kenapa sih aku tak bisa melebihi mereka dimatamu?”
“Siapa yang melebih-lebihkan sayang…udah deh jangan mulai, tiap hari kita selalu bertengkar tentang mereka, dan jangan bahas tentang Natrium lagi, dia itu sudah jadi istrinya Khlor jadi buat apa cemburu pada istri orang”
“Siapa yang cemburu…enggak ah..”
“Kalau bukan cemburu, terus apa?” kata Karbonat sambil tersenyum
“Hah..beginilah nasibnya jadi selingkuhan…!!”
“Ya kalau ngomong-ngomong selingkuhan aku juga selingkuhanmu kan, pacarmu yang asli itu kan si O2 (MnO2), Jadi jangan saling cemburulah”
“Iya deh..tuan Karbonat, tapi anterin aku pulang”
“Pulang kemana?”
“Rumahku belum pindah tuan Karbonat, masih di gang 4 blok VIIB nomor 25 di kota sistem periodik unsur”
“He..he…kirain mau pergi ke Oksigen”
“Udah deh, tapi ngomong-ngomong aku sama Natrium cantikkan mana sih?”
“Ya tuhan…masih kepikiran kearah sana?”
“Cantikan siapa?”
“Cantikkan kamu yang silver keabuan, tapi lebih cantik Kalsium yang merah bata”
“Ya…bagus pertamanya pahit ujungnya”
“Makanya diam jangan nanya-nanya tentang mereka mulu”
“Ya udah cepet anterin besok aku mo bantu manusia mengaktifkan enzim lum lagi meningkatkan antioksidan, superdioksida dismutase”
“Iya..tapi awas jangan terlalu banyak masuk pada tubuh manusia bukankah Jika terlalu banyak dalam tubuh manusia, apalagi pada bayi yang baru berumur 24 bulan akan menimbulkan cacat mental“
“Iya aku tahu tapi jika terlalu sedikit mereka juga bisa punya penyakit jantung, radang kulit, osteoporosis, pertumbuhannya lamban, gula darah rendah,masalah telinga tengah, sehingga sulit menjaga keseimbangan tubuh”
“Apa sampai segitunya”
“Iyalah makanya aku jadi terkenal”
“Bukannya kau juga berperan dalam tumbuhan manusia?”
“Aku juga berperan pada enzim-enzim mereka, potosintesis mereka, kalau mereka kekuranganku mereka akan kerdil, belum daunnya yang rontok,belum pembentukan bijinya yang tidak sempurna”
“Ckk…ckkk…pantas saja kau terkenal, rupanya seperti itu”
“Iyalah….kapan kita mau pulang?”
“Iya..iya…” kata Karbonat sambil membawa pergi Mangan menuju rumahnya
“Hmmm…sapa sih yang tak mengenal diriku?aku bahkan sudah terkenal dimana-mana, setiap negara bahkan memberikan julukan masing-masing padaku misalnya kalau Di Ceko, kroasia, Italia, Norwegia, Swedia dan Indonesia biasanya aku dipanggil dengan sebutan Mangan. di Portugis aku dipanggil dengan nama Manganes. Di Rusia aku biasa dipanggil dengan nama Mapraheu. Di Spanyol aku dipanggil dengan nama Manganesia. Itu baru sepintas tentang panggilanku di beberapa negara. Sebenarnya sebutan yang paling umum padaku itu Mangan tapi dalam bahasa latin aku sering disebut Manganum, hmm…enak ya jadi orang terkenal” kata mangan sambil melirik CO3 pacarnya .(MnCO3/ Rhodochrosite)
“Duhh… sang selebritis kita, bangganya jadi orang terkenal? Maklum saja kaukan lebih beruntung, Tiap tahun diproduksi di dunia sebanyak 6.220.000 ton. Apalagi kalau di Afrika selatan, Rusia, Gabon, Australia dan Brazil.” kata CO3 sambil tertawa
“Ye..biarin,akukan terkenal karena banyak berguna misalnya pembuatan baja, baterai, axles, kereta api switch, lemari es dan keramik, daripada istrimu sikalsium itu? terkenalnya apa coba?” kata mangan sedikit merajuk
“Huss….! kalian itu sama-sama bergunanya bagi manusia, sesuatu diciptakan itu pasti ada gunanya sayang….! jadi bersyukurlah tahun 1774 Johann g. Gahn menemukanmu pertama kali di Stockholm Sweden, kalau kau tidak ditemukan mana mungkin kau bisa terkenal seperti ini”
“Terus..terus…selalu saja Kalsium yang lebih dimatamu daripada aku, apalagi kalau sudah dengan Natrium…kenapa sih aku tak bisa melebihi mereka dimatamu?”
“Siapa yang melebih-lebihkan sayang…udah deh jangan mulai, tiap hari kita selalu bertengkar tentang mereka, dan jangan bahas tentang Natrium lagi, dia itu sudah jadi istrinya Khlor jadi buat apa cemburu pada istri orang”
“Siapa yang cemburu…enggak ah..”
“Kalau bukan cemburu, terus apa?” kata Karbonat sambil tersenyum
“Hah..beginilah nasibnya jadi selingkuhan…!!”
“Ya kalau ngomong-ngomong selingkuhan aku juga selingkuhanmu kan, pacarmu yang asli itu kan si O2 (MnO2), Jadi jangan saling cemburulah”
“Iya deh..tuan Karbonat, tapi anterin aku pulang”
“Pulang kemana?”
“Rumahku belum pindah tuan Karbonat, masih di gang 4 blok VIIB nomor 25 di kota sistem periodik unsur”
“He..he…kirain mau pergi ke Oksigen”
“Udah deh, tapi ngomong-ngomong aku sama Natrium cantikkan mana sih?”
“Ya tuhan…masih kepikiran kearah sana?”
“Cantikan siapa?”
“Cantikkan kamu yang silver keabuan, tapi lebih cantik Kalsium yang merah bata”
“Ya…bagus pertamanya pahit ujungnya”
“Makanya diam jangan nanya-nanya tentang mereka mulu”
“Ya udah cepet anterin besok aku mo bantu manusia mengaktifkan enzim lum lagi meningkatkan antioksidan, superdioksida dismutase”
“Iya..tapi awas jangan terlalu banyak masuk pada tubuh manusia bukankah Jika terlalu banyak dalam tubuh manusia, apalagi pada bayi yang baru berumur 24 bulan akan menimbulkan cacat mental“
“Iya aku tahu tapi jika terlalu sedikit mereka juga bisa punya penyakit jantung, radang kulit, osteoporosis, pertumbuhannya lamban, gula darah rendah,masalah telinga tengah, sehingga sulit menjaga keseimbangan tubuh”
“Apa sampai segitunya”
“Iyalah makanya aku jadi terkenal”
“Bukannya kau juga berperan dalam tumbuhan manusia?”
“Aku juga berperan pada enzim-enzim mereka, potosintesis mereka, kalau mereka kekuranganku mereka akan kerdil, belum daunnya yang rontok,belum pembentukan bijinya yang tidak sempurna”
“Ckk…ckkk…pantas saja kau terkenal, rupanya seperti itu”
“Iyalah….kapan kita mau pulang?”
“Iya..iya…” kata Karbonat sambil membawa pergi Mangan menuju rumahnya
Cerpen Kimia: Antara Kripton dengan Superman
Matahari baru bangun dari tidurnya ketika aku memulai pagi dengan
membaca Koran seperti hari-hari biasanya di depan rumahku nomor 36 gang 4
blok VIIIA di kota kami Sistem Periodik Unsur.
Ha….ha…. kok bisa sih namaku masuk Koran, mana yang nulisnya kasih judul antara Kripton dan Superman lagi. ssstt…sst…!! Kalau ada yang fans superman bisa di marahi nih, coba aku baca
“Dr. Chris Stanley, ahli mineralogy di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….”
“Wah…kak Argon…! kak Argon…!”teriakku memanggil salah satu kakakku,
“Ada apa Kripton pagi-pagi sudah teriak-teriak? kakakmu Argon masih tidur..”, jawab Neon kakakku yang kedua, sedang yang pertamanya kak Helium dan kakak ketiga kak Argon yang kupanggil tadi, Selain kakak aku juga mempunyai 2 adik yaitu Xenon dan Radon.
“Oh, kalau kak Helium ada gak?”
“Kak Helium belum pulang masih membantu manusia mengisi balon, memangnya kenapa ?”
“Lihat deh kak, hari ini aku masuk Koran, mana judulnya antara Kripton dengan Superman lagi”
“Oya…coba baca apa katanya?”
“Boleh…boleh… “
“Dr. Chris Stanley, ahli mineralogi di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….”
“Tuh kan namaku di sebut, ternyata sudah ditemukan mineral baru ”
“Lanjutin dulu bacanya”
“Iya…iya…”
“Kryptonite ini mempunyai makna sangat penting dalam perjalanan hidup Superman. Dalam cerita Superman terdapat beberapa jenis Kryptonite yaitu Green Kryptonite, Red Kryptonite, Gold Kryptonite, Blue Kryptonite, Black Kryptonite, White Kryptonite, Jewel Kryptonite, Anti- Kryptonite, X- Kryptonite, Slow Kryptonite, Magno- Kryptonite, Bizarro red Kryptonite, Kriptisium silver Kryptonite, dan Pink Kryptonite, dan Gold Kryptonite dapat menghilangkan kekuatan Superman secara permanen. mineral yang membahayakan Superman itu diberi nama oleh Ilmuan yaitu dengan nama Jadarit”
“Alhamdulillah bukan namaku yang dipakai,coba kalau aku yang di sebut pasti hidupku kan dibenci Superman selamanya”
“Bukan itu saja fans Superman juga pasti membencimu, lagian masa sih seorang kripton masuk Koran, namanya aja kan sudah kripton”
“Memangnya kenapa dengan namaku kak?”
“Kripton itu dalam bahasa Yunani di sebut Kriptos yang artinya tersembunyi”
“Oh begitu, kakak tahu dari siapa?”
“Sir Wiliam Ramsay dan Maris W. Travers Ilmuan yang menemukanmu di tahun 1898”
“Oh gitu ya, kakak kok tahu banyak sih, padahal selama ini yang aku tahu cuma … keluarga kita itu dijuluki gas mulia dan keluarga kita semuanya bertubuh gas”
“Seiring waktu nanti juga kamu banyak tahu kok,udah ah kakak mau bantu manusia dulu “
“Kakak mau kemana?”
“Kakak mau akting dulu jadi lampu iklan”
“Ikut, aku juga mau ngisi bola lampu listrik”
“Hah..! sejak kapan suka ngisi bola lampu listrik, bukankah kakakmu Argon juga ngisi bola lampu?”
“Kak Argon ngisi bola lampu pijar yang dirumah manusia, sedang aku ngisi bola lampu listrik untuk membantu pendaratan pesawat terbang soalnya lampu yang kuisi dapat memancarkan radiasi cahaya merah jingga yang dapat menembus lapisan kabut”
“Oh..hebat..hebat..ya udah ayo sama-sama berangkatnya, gak nyangka ya untuk soal lampu ternyata keluarga kitalah yang paling ahli ”
“Ya dong, sapa dulu nih”, kataku sambil menunjuk dadaku dan kamipun tertawa bersama.
Ha….ha…. kok bisa sih namaku masuk Koran, mana yang nulisnya kasih judul antara Kripton dan Superman lagi. ssstt…sst…!! Kalau ada yang fans superman bisa di marahi nih, coba aku baca
“Dr. Chris Stanley, ahli mineralogy di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….”
“Wah…kak Argon…! kak Argon…!”teriakku memanggil salah satu kakakku,
“Ada apa Kripton pagi-pagi sudah teriak-teriak? kakakmu Argon masih tidur..”, jawab Neon kakakku yang kedua, sedang yang pertamanya kak Helium dan kakak ketiga kak Argon yang kupanggil tadi, Selain kakak aku juga mempunyai 2 adik yaitu Xenon dan Radon.
“Oh, kalau kak Helium ada gak?”
“Kak Helium belum pulang masih membantu manusia mengisi balon, memangnya kenapa ?”
“Lihat deh kak, hari ini aku masuk Koran, mana judulnya antara Kripton dengan Superman lagi”
“Oya…coba baca apa katanya?”
“Boleh…boleh… “
“Dr. Chris Stanley, ahli mineralogi di museum London Natural History menemukan specimen aneh di pertambangan dekat Jadar Serbia, mineral yang memiliki formula kimia Sodium Lithium Boron Silicate Hidroxide, formula kimianya tepat sama dengan formula Kryptonite, yang merupakan mineral fiksi dari kripton….”
“Tuh kan namaku di sebut, ternyata sudah ditemukan mineral baru ”
“Lanjutin dulu bacanya”
“Iya…iya…”
“Kryptonite ini mempunyai makna sangat penting dalam perjalanan hidup Superman. Dalam cerita Superman terdapat beberapa jenis Kryptonite yaitu Green Kryptonite, Red Kryptonite, Gold Kryptonite, Blue Kryptonite, Black Kryptonite, White Kryptonite, Jewel Kryptonite, Anti- Kryptonite, X- Kryptonite, Slow Kryptonite, Magno- Kryptonite, Bizarro red Kryptonite, Kriptisium silver Kryptonite, dan Pink Kryptonite, dan Gold Kryptonite dapat menghilangkan kekuatan Superman secara permanen. mineral yang membahayakan Superman itu diberi nama oleh Ilmuan yaitu dengan nama Jadarit”
“Alhamdulillah bukan namaku yang dipakai,coba kalau aku yang di sebut pasti hidupku kan dibenci Superman selamanya”
“Bukan itu saja fans Superman juga pasti membencimu, lagian masa sih seorang kripton masuk Koran, namanya aja kan sudah kripton”
“Memangnya kenapa dengan namaku kak?”
“Kripton itu dalam bahasa Yunani di sebut Kriptos yang artinya tersembunyi”
“Oh begitu, kakak tahu dari siapa?”
“Sir Wiliam Ramsay dan Maris W. Travers Ilmuan yang menemukanmu di tahun 1898”
“Oh gitu ya, kakak kok tahu banyak sih, padahal selama ini yang aku tahu cuma … keluarga kita itu dijuluki gas mulia dan keluarga kita semuanya bertubuh gas”
“Seiring waktu nanti juga kamu banyak tahu kok,udah ah kakak mau bantu manusia dulu “
“Kakak mau kemana?”
“Kakak mau akting dulu jadi lampu iklan”
“Ikut, aku juga mau ngisi bola lampu listrik”
“Hah..! sejak kapan suka ngisi bola lampu listrik, bukankah kakakmu Argon juga ngisi bola lampu?”
“Kak Argon ngisi bola lampu pijar yang dirumah manusia, sedang aku ngisi bola lampu listrik untuk membantu pendaratan pesawat terbang soalnya lampu yang kuisi dapat memancarkan radiasi cahaya merah jingga yang dapat menembus lapisan kabut”
“Oh..hebat..hebat..ya udah ayo sama-sama berangkatnya, gak nyangka ya untuk soal lampu ternyata keluarga kitalah yang paling ahli ”
“Ya dong, sapa dulu nih”, kataku sambil menunjuk dadaku dan kamipun tertawa bersama.
Senin, 18 Juni 2012
senyawa Kompleks
TATA
NAMA SENYAWA KOMPLEKS
Tata
cara penamaan senyawa kompleks antara lain dipublikasikan oleh IUPAC dalam Nomenclature of Inorganic Chemistry (
Blackwell Scientific Publisher, 1989).
Beberapa
aturan dasar dalam penamaan senyawa kompleks dijelaskan berikut ini.
PENULISAN NAMA SENYAWA KOMPLEKS
Dalam menuliskan nama dari suatu
senyawa kompleks, beberapa aturan dasar adalah sebagai berikut :
1. Nama
ion positif dalam senyawa kompleks dituliskan di awal, diikuti nama ion negatif
2. Untuk
menuliskan nama ion kompleks, nama ligan dituliskan pertama dan diurutkan
secara alfabetis (tanpa memandang jenis muatannya), diikuti oleh nama logam
Contoh :
v
[CoSO4(NH3)4]NO3
tetraamminsulfatkobalt
(III) nitrat
v
K4[Fe(CN)6]
kalium
heksasianoferat (II)
3. Jika
dalam senyawa kompleks ada sejumlah ligan yang sama, biasanya digunakan awalan di, tri,
tetra, penta, heksa, dan
seterusnya untuk menunjukkan jumlah ligan dari jenis itu. Suatu pengecualian
terjadi jika nama dari suatu ligan mengandung suatu angka, misalnya dipiridil atau etilendiamin. Untuk
menghindari kerancuan dalam kasus semacam itu, digunakan awalan bis, tris,
dan tetrakis sebgai ganti di, tri,
dan tetra, dan nama dari ligan
ditempatkan dalam tanda kurung.
Contoh :
v
[Co(en)3]2(SO4)3
Tris(etilendiammin)kobalt(III) sulfat
v
[Co(en)2(ONO)Cl]Cl
Bis(etilendiammin)nitritokobalt(III) klorida
Aturan
Penulisan Nama Ligan
(a) Nama
dari ligan yang bermuatan negatif beri akhiran –o, contohnya:
|
F- fluoro
Cl- kloro
Br- bromo
I- iodo
|
H- hidrida
O2- okso
O2-2 perokso
|
HS- merkapto
S2- thio
CN- siano
NO2- nitro
|
(b) Ligan
yang tidak bermuatan atau netral tidak diberi akhiran khusus. Contohnya
meliputi NH3 (amina), H2O (akua), CO (karbonil) dan NO (nitrosil).
Ligan N2 dan O2 disebut dinitrogen dan dioksigen. Ligan
organik biasanya disebut dengan nama lazimnya, contohnya fenil, metil,
etilendiamin, piridin, trifenilfosfin
(c)
Walaupun jarang ada, ligan yang bermuatan positif diberi
akhiran –ium, misalnya NH2NH3+
(hidrazinium)
Beberapa ligan yang cukup rumit strukturnya atau memiliki nama yang
cukup panjang dapat dituliskan dengan menggunakan singkatan tertentu. Beberapa
nama ligan yang umumnya disingkat dapat dilihat dalam tabel berikut.
|
Nama ligan
|
Simbol/singkatan
|
|
n
Etilendiamin
n
Piridin
n
Propilendiammin
n
Dietilendiammin
n
Trietilendiammin
n
Bipiridin
n
Etilendiamintetraasetat
n
Dimetilglioksimat
n fenantrolin
|
en
py
pn
dien
trien
bipy
EDTA
DMG
Phen
|
Aturan
Penulisan Nama Logam
a. Nama
logam pusat dalam ion kompleks dituliskan paling akhir
b. Logam
pada kompleks negatif (anion) diberi akhiran –at
Contoh : Na[Co(CO)4] =
natrium tetrakarbonilkobaltat (I)
c. Logam
pada kompleks netral atau kompleks positif (kation) tidak diberi akhiran khusus
Contoh :
[Co(NO2)3(NH3)3]
= Triammindinitrokobalt(III)
[CoSO4(NH3)4]NO3
= Tetraamminsulfatokobalt(III)
d.
Muatan dari logam pusat ditunjukkan dengan angka
Romawi yang langsung dituliskan di belakang nama logam tersebut
PENULISAN RUMUS MOLEKUL SENYAWA KOMPLEKS
Dalam menuliskan rumus molekul senyawa kompleks, ada beberapa aturan
yang harus iikuti, yaitu sebagai berikut :
1.
Ion kompleks dituliskan dalam tanda kurung
persegi “ […..]”
2.
Logam dituliskan pertama, diikuti ligan
3.
Ligan dituliskan setelah logam dengan urutan :
ligan negatif – ligan netral – ligan positif
4.
Urutan penulisan ligan dengan muatan yang sama disesuaikan dengan urutan abjad
Contoh :
v
triammintrinitrokobalt
(III) = [Co(NO2)3(NH3)3]
v kalium nitrosilpentasianoferat(II) = K[Fe(CN)5NO]
LIGAN AMBIDENTAT
Beberapa jenis ligan memiliki lebih dari satu pasang elektron bebas yang
bisa digunakan dalam pembentukan ikatan, sehingga dapat terikat pada logam
melalui atom yang berbeda. Ligan semacam ini disebut sebagai ligan ambidentat.
Contoh
:
v NO2-
: nitro ONO- :
nitrito
Ligan nitro berikatan dengan
logam melalui pasangan elektron bebas pada atom N. Adapun
ligan nitrito berikatan dengan logam melalui psangan elektron bebas yang
dimiliki oleh atom O
v SCN-
: tiosianato NCS- :
isotiosiano
Tiosianat terikat pada logam melalui atom S.
Sedangkan isotiosianta membentuk ikatan dengan logam melalui
pasangan elektron bebas yang dimiliki oleh atom N
Atom pada ligan yang berikatan dengan logam dapat pula ditunjukkan
dengan menuliskannya dalam huruf kapital
Contoh :
v
[Co(NH3)5(NO2)]Cl2 (kuning-kecoklatan)
Pentaamminnitrokobalt(III)
klorida
pentaamminnitrito-N-kobalt(III)
klorida
v
[Co(NH3)5(ONO)]Cl2 (merah)
Pentaamminnitritokobalt(III)
klorida
Pentaamminnitrito-O-kobalt(III)
klorida
LIGAN
JEMBATAN
Pada sejumlah kompleks, terdapat lebih dari satu atom logam sebagai atom
pusat dari kompleks tersebut. Kedua atom logam dihubungkan oleh ligan yang berfungsi
sebagai jembatan dengan menghubungkan 2 atom logam tersebut. Ligan semacam ini
disebut sebagai ligan jembatan
Ligan yang berfungsi sebagai ligan jembatan pada penulisannya diberi
awalan μ. Jika
ada dua atau lebih ligan jembatan, dinyatakan sebagai di-μ
atau μ-di,tri-μ
atau μ-tri, dan seterusnya
Urutan ligan jembatan dalam penulisan nama kompleks disesuaikan secara
alfabetis dengan ligan-ligan lainnya dalam kompleks tersebut

LATIHAN
1.
Berikan nama bagi sejumlah senyawa kompleks berikut !
a. Na2[Fe(CN)5(NO)]
b. [Co(N3)(NH3)5]SO4
c. K2 [Cr(CN)2(O)2(O2)(NH3)]
d. [Pt(NH3)4Cl2][PtCl4]
e. K4[Ni(CN)4]
2. Tuliskan
rumus bagi senyawa kompleks yang memiliki nama berikut !
- Diklorotetraakuokromium (III) nitrat
- Kalium tetrafluoroargentat (I)
- Kalium tetraazidokobaltat (III)
- Amonium akuopentafluoronikelat (IV)
- Diammin perak (I) tetrasianoferrat (III)
- Oktaamin-
Argon Si Pemalas..
“Mm..kak Neon masih ngantuk, semalam kan aku ngisi lampu pijar di rumah manusia, jadi masih ngantuk…”
“Ah
alasan, kakak juga semalam beracting jadi lampu iklan di jalan-jalan
manusia, tapi bangunku selalu pagi-pagi gak pernah keduluan sama ayam,
gak kayak kamu”
“Ah…bising-bising, masih ngantuk…hus..hus…keluar!”
“Argon!!!”
“Apalagi sih kak?”
“Gak, kakak pergi dulu ya, daah adikku yang malas”
“Dasar! Ganggu orang tidur aja”
Selalu
saja mengejekku seperti itu,bahkan William Ramsay yang pernah
menemukanku waktu aku tersesat bilangnya juga begitu, kalau aku ini
sipemalas, sampai-sampai dia memanggilku dalam bahasa Yunani Argos. Kau
tahu apa arti Argos?Argos artinya malas. Apa kemalasan ku nyampe
segitunya? Sebenarnya aku tidak begitu malas, hanya tubuhku yang terbuat
dari gas ini mempunyai sifat yang Inert.
Coba
saja bayangkan kalau kalian nyari gas mulia (nama klan keluargaku) yang
paling banyak beredar di dunia manusia tepatnya di udara maka akulah
orangnya, soalnya kadarku saja nyampe 0,93% dari udara kering, bebas uap
air lagi.Bahkan di inggris aku sering digunakan sampai 30.000 per ton.
Terutama untuk atmosfir pengelasan logam.
Huaaah…masih ngantuk, tidur lagi ah….
ZZZ….ZZZ…ZZZ..!!!!@%^&&*
Bangun tidur…tidur lagi
Bangun lagi….tidur lagi…
Bangun…tidur lagi…
Suara nyanyiannya Mbah surip yang kujadikan nada dering ponselku terus mengganggu
“Hallo….” Mataku setengah terpejam mengangkat telepon
“Masih tidur Ar, ni dah jam berapa sayang?” Ternyata Kakakku Helium
“Mmm…masih pagi kali”
“Masa matahari dah di ubun-ubun ngomong masih pagi”
“Hah…!!
Dah siang!! Aku lupa…harus membantu manusia membuat Roket!! Aduh gimana
nih?kok kak Neon gak bangunin aku lagi….gimana sih? Kak Neon…!kak
Neon…!! Eh lupa kak Neon kan tadi dah pergi. Adik-adiku yang manis aja,
Krypton…! Xenon…!Radon…!!pada kemana sih?”
“Mereka semuanya dah pergi Argon adikku sayang”
“Waah aku dirumah alone dong. Aduh…dah terlambat nih,dah dulu ya kak ”
Beberapa
saat kemudian Argon berlari-lari kecil dari rumahnya no 18 gang 3 blok
VIIIA di kota Sistem Periodik Unsur menuju manusia untuk membantu
manusia menjadi bahan untuk pembuatan Roket.
cerpen kimia_Kecemburuan Tembaga..
“Nasib…nasib
mengapa harus begini, kenapa tiap jalan dengan Aurum (emas) selalu saja
Aurum yang pertama dipilih bahkan dia dapat julukan logam mulia”
“Tapi
Aurum kan adikku? masa sama adik sendiri harus cemburu?wajar aja kan,
Aurumkan paling bungsu sedang aku kakaknya yang paling tua dan di
dongeng-dongeng juga anak bungsu selalu yang paling cantik tapi… aku
sama adik yang kedua Perak, lebih cantk siapa ya?hmm….aku aja deh!”
Apa
sih?ha…ha…I love you full kata Mbah Surip. Aku cuma sedang
membanding-bandingkan diriku yang cantik ini dengan adik-adikku Emas
(Au) dan Perak (Ag) yang tentunya mereka lebih cantik daripada aku.
Meskipun
kami memiliki kecantikan yang jauh berbeda tapi kami sekeluarga yang
tinggal di nomor rumah 29 gang 4 blok 1B di kota kami sistem periodik
unsur dikenal sebagai keturunan unsur cantik-cantik di bandingkan
unsur-unsur yang lain. Membanggakan sekali bukan? yee…pasti ngiri
Apa
sih yang membuat kalian tidak iri padaku? bayangkan saja selain cantik
aku juga punya satu keahlian yang orang lain belum tentu memiliki apa
yang aku miliki, salah satu keahlianku aku dapat memantulkan cahaya
merah dan jingga dan dapat menyerap frekuensi-frekuensi lain dalam
spectrum, dan yang penting aku tuh bersifat faramagnetik .
Tapi
perlu kalian ketahui meskipun aku dan adik keduaku Perak(Ag) iri juga
sama Aurum (emas) tapi kami tidak pernah bertengkar malah di Alam kalau
lagi jalan-jalan dimana ada adik keduaku Perak disana aku dan Aurum
selalu ada
“Kakakku
Cu…,ngapain bercermin terus?sudah di tungguin unsur-unsur lain tuh di
luar” kata Aurum adikku sambil masuk kekamarku. (Cu adalah nama
panggilan kecilku tapi sekarang aku sering di panggil Cuprum atau orang
Indonesia bilang Tembaga).
“Hai…,Aurum, kakak lagi mengamati wajah kakak yang cantik ini, jadi jangan ganggu dulu?”
“Cantik..?cantikan aku kali”
“Buktinya..?”
“Buktinya,
aku selalu di cari manusia sebagai perhiasan bagi mereka, bukan kayak
kakak di cari cuma untuk peralatan listrik mereka.”
“Duh sombongnya, siapa yang ngajarin tuh?”
“He..he…bukan sombong. Tapi melihat kenyataan”
“Eh
jelek-jelek gini juga kakakmu ini sangat bermanfaat, kalau gak ada
kakak gak mungkin manusia itu membuat generator, kabel transmisi,
instalasi listrik rumah dan industri, kendaraan bermotor, konduktor
listrik, kabel dan tabung coaxial, tabung mikro wave, sakelar,
reaktifier transistor, bidang telekomunikasi,serta tabung-tabung dan
klep di pabrik penyulingan lagian gini-gini juga ya…kakaklah yang
menguasai pasar kawat berukuran kecil, peralatan industri yang
berhubungan dengan larutan, industri konstruksi, pesawat terbang dan
kapal laut, atap, pipa ledeng, campuran kuningan dengan perunggu,
dekorasi rumah, mesin industri non elektris, peralatan mesin, pengatur
temperatur ruangan, serta mesin-mesin pertanian”
“Iya
deh..iya deh..kakaku unsur yang paling cantik di negeriku Indonesia,
sudah di tungguin tuh, katanya mau membantu enzim Sitokrom oksidasi pada
manusia buat membantu proses metabolisme”
“Iya…iya adikku yang manis”
“Eh tapi niatnya mo bantu gimana kalau jadi penyakit Wilson lagi”
“Nyantai…percaya deh sama kakak”
“Eh kakak jangan jadi oksidasi Alcohol (Cu/CuO) ya, aku gak mau kakak jadi bahan pembuatan Formalin lagi”
“Iya…cantik,kakak pergi dulu ya daaah…”
Minggu, 02 Oktober 2011
KINETIKA ADSORPSI
I.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Salah satu sifat penting dari
permukaan zat adalah adsorpsi. Seperti halnya kinetika kimia, kinetika adsorpsi
juga berhubungan dengan laju reaksi. Hanya saja, kinetika adsorpsi lebih
khusus, yang hanya membahas sifat penting dari permukaan zat. Adsorpsi
digunakan untuk menyatakan bahwa zat lain yang terserap pada zat itu, misalnya
karbon aktif dapat menyerap molekul asam asetat dalam larutannya. Tiap partikel
adsorban dikelilingi oleh molekul yang diserap karena terjadi interaksi
tarik-menarik. Zat-zat yang terlarut dapat diadsorpsi
oleh zat padat, misalnya CH3COOH oleh karbon aktif, NH3
oleh karbon aktif, fenolftalein dari larutan asam atau basa oleh karbon aktif,
Ag+ atau Cl- oleh AgCl. C lebih baik menyerap non
elektrolit dan makin besar BM semakin baik. Zat anorganik lebih baik menyerap
elektrolit. Adanya pemilihan zat yang diserap menyebabkan timbulnya adsorpsi
negatif. Dalam larutan KCl, H2O diserap oleh arang darah, hingga konsentrasi
naik.
Partikel sol padat ditempatkan
dalam zat cair atau gas, maka partikel zat cair atau gas akan terakumulasi. Fenomena
ini juga disebut adsorpsi. Jadi sdsorpsi terkait dengan penyerapan partikel
pada permukaan zat. Partikel koloid sol memiliki kemampuan untuk mengadsorpsi
partikel pendispersi pada permukaanya. Daya adsorpsi partikel koloid tergolong
besar Karena partikelnya memberikan sesuatu permukaan yang luas. Sifat ini telah
digunakan dalam berbagai proses seperti penjernihan air.
Adsorben ialah zat yang
melakukan penyerapan terhadap zat lain (baik cairan maupun gas) pada proses
adsorpsi. Adsorben yang paling banyak dipakai untuk menyerap zat-zat dalam
larutan adalah arang. Zat ini banyak dipakai di pabrik untuk menghilangkan
zat-zat warna dalam larutan. Penyerapan bersifat selektif, yang diserap hanya
zat terlarut atau pelarut sangat mirip dengan penyerapan gas oleh zat padat. Ketika
pelarut yang mengandung zat terlarut tersebut kontak dengan adsorben, terjadi
perpindahan massa zat terlarut dari pelarut ke permukaan adsorben, sehingga
konsentrasi zat terlarut di dalam cairan dan di dalam padatan akan berubah
terhadap waktu dan posisinya dalam kolom adsorpsi.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar
belakang, maka perumusan masalah dalam makalah ini adalah :
- Apakah adsorpsi itu?
- Apa yang mempengaruhi besar kecilnya adsorpsi?
- Bagaimana proses adsorpsi arang aktif?
II.
PEMBAHASAN
Adsorpsi
Salah satu sifat penting
dari permukaan zat adalah adsorpsi. Adsorpsi adalah suatu proses yang terjadi
ketika suatu fluida (cairan maupun gas) terikat pada suatu padatan dan akhirnya
membentuk suatu film (lapisan tipis) pada permukaan padatan tersebut. Berbeda
dengan absorpsi dimana fluida terserap oleh fluida lainnya dengan membentuk
suatu larutan.
Adsorpsi secara umum
adalah proses penggumpalan substansi terlarut (soluble) yang ada dalam larutan, oleh permukaan zat atau benda
penyerap, dimana terjadi suatu ikatan kimia fisika antara substansi dengan
penyerapnya.
Definisi lain menyatakan adsorpsi sebagai suatu
peristiwa penyerapan pada lapisan permukaan atau antar fasa, dimana molekul
dari suatu materi terkumpul pada bahan pengadsorpsi atau adsorben.
Adsorpsi adalah pengumpulan dari adsorbat diatas
permukaan adsorben, sedang absorpsi adalah penyerapan dari adsorbat kedalam
adsorben dimana disebut dengan fenomena sorption. Materi atau partikel yang
diadsorpsi disebut adsorbat, sedang bahan yang berfungsi sebagai pengadsorpsi
disebut adsorben.
Adsorpsi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu adsorpsi
fisika (disebabkan oleh gaya
Van Der Waals (penyebab terjadinya kondensasi gas untuk membentuk cairan) yang
ada pada permukaan adsorbens) dan adsorpsi kimia (terjadi reaksi antara zat
yang diserap dengan adsorben, banyaknya zat yang teradsorbsi tergantung pada
sifat khas zat padatnya yang merupakan fungsi tekanan dan suhu)
1.Adsorpsi fisika
Berhubungan dengan gaya Van
der Waals. Apabila daya tarik menarik antara zat terlarut dengan adsorben lebih
besar dari daya tarik menarik antara zat terlarut dengan pelarutnya, maka zat
yang terlarut akan diadsorpsi pada permukaan adsorben. Adsorpsi ini mirip
dengan proses kondensasi dan biasanya terjadi pada temperatur rendah pada
proses ini gaya yang menahan molekul fluida pada permukaan solid relatif lemah,
dan besarnya sama dengan gaya kohesi molekul pada fase cair (gaya van der waals)
mempunyai derajat yang sama dengan panas kondensasi dari gas menjadi cair,
yaitu sekitar 2.19-21.9 kg/mol. Keseimbangan antara
permukaan solid dengan molekul fluida biasanya cepat tercapai dan bersifat
reversibel.
2.
Adsorpsi Kimia
Yaitu reaksi yang terjadi antara zat padat dengan zat
terlarut yang teradsorpsi. Adsorpsi ini bersifat spesifik dan melibatkan gaya
yang jauh lebih besar daripada Adsorpsi fisika. Panas yang dilibatkan adalah
sama dengan panas reaksi kimia. Menurut Langmuir, molekul teradsorpsi ditahan
pada permukaan oleh gaya
valensi yang tipenya sama dengan yang terjadi antara atom-atom dalam molekul.
Karena adanya ikatan kimia maka pada permukaan adsorbent akan terbentuk suatu
lapisan atau layer, dimana terbentuknya lapisan tersebut akan menghambat proses
penyerapan selanjutnya oleh batuan adsorbent sehingga efektifitasnya berkurang.
2.2 Kinetika Adsorpsi
Seperti halnya kinetika kimia, kinetika adsorpsi juga
berhubungan dengan laju reaksi. Hanya saja, kinetika adsorpsi lebih khusus,
yang hanya membahas sifat penting dari permukaan zat. Kinetika adsorpsi yaitu
laju penyerapan suatu fluida oleh adsorben dalam suatu jangka waktu tertentu. Kinetika
adsorpsi suatu zat dapat diketahui dengan mengukur perubahan konsentrasi zat
teradsorpsi tersebut, dan menganalisis nilai k (berupa slope/kemiringan) serta
memplotkannya pada grafik. Kinetika adsorpsi dipengaruhi oleh kecepatan
adsorpsi. Kecepatan adsorpsi dapat didefinisikan sebagai banyaknya zat yang
teradsorpsi per satuan waktu. Kecepatan atau besar kecilnya adsorpsi
dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya :
·
Macam adsorben
·
Macam zat yang diadsorpsi (adsorbate)
·
Luas
permukaan adsorben
·
Konsentrasi
zat yang diadsorpsi (adsorbate)
·
Temperatur
2.3 Adsorben
Adsorben ialah zat yang
melakukan penyerapan terhadap zat lain (baik cairan maupun gas) pada proses
adsorpsi. Umumnya adsorben bersifat spesifik, hanya menyerap zat tertentu. Dalam
memilih jenis adsorben pada proses adsorpsi, disesuaikan dengan sifat dan
keadaan zat yang akan diadsorpsi. Adsorben yang paling banyak dipakai untuk
menyerap zat-zat dalam larutan adalah arang. Karbon aktif yang merupakan contoh
dari adsorpsi, yang biasanya dibuat dengan cara membakar tempurung kelapa atau
kayu dengan persediaan udara (oksigen) yang terbatas. Tiap partikel adsorben
dikelilingi oleh molekul yang diserap karena terjadi interaksi tarik menarik. Zat
ini banyak dipakai di pabrik untuk menghilangkan zat-zat warna dalam larutan.
Penyerapan bersifat selektif, yang diserap hanya zat terlarut atau pelarut
sangat mirip dengan penyerapan gas oleh zat padat. Beberapa jenis adsorben yang
biasa digunakan yaitu :
a. Karbon aktif/ arang
aktif/ norit
Sejak perang dunia pertama
arang aktif produksi dari peruraian kayu sudah dikenal sebagai adsorben atau
penyerap yang afektif sehingga banyak dipakai sebagai adsorben pada topeng gas Arang
aktif adalah bahan berupa karbon bebas yang masing-masing berikatan secara
kovalen atau arang yang telah
dibuat dan diolah secara khusus melalui proses aktifasi, sehingga pori-porinya
terbuka dan dengan demikian mempunyai daya serap yang besar terhadap zat-zat
lainnya, baik dalam fase cair maupun dalam fase gas. Dengan demikian, permukaan
arang aktif bersifat non-polar. Struktur pori berhubungan dengan luas
permukaan, dimana semakin kecil pori-pori arang aktif, mengakibatkan luas
permukaan semakin besar. Dengan demikian kecepatan adsorpsi bertambah. Untuk
meningkatkan kecepatan adsorpsi, dianjurkan menggunakan arang aktif yang telah
dihaluskan. Karbon aktif ini cocok digunakan untuk mengadsorpsi zat-zat
organik. Komposisi arang aktif terdiri dari silika (SiO2), karbon, kadar air
dan kadar debu. Unsur silika merupakan kadar bahan yang keras dan tidak mudah
larut dalam air, maka khususnya silika yang bersifat sebagai pembersih partikel
yang terkandung dalam air keruh dapat dibersihkan sehingga diperoleh air yang
jernih.
Bahan baku yang berasal dari
hewan, tumbuh-tumbuhan, limbah maupun mineral yang mengandung karbon dapat
dibuat menjadi arang aktif yaitu dibuat melalui proses pembakaran secara
karbonisasi (aktifasi) dari semua bahan yang mengandung unsur karbon dalam
tempat tertutup dan dioksidasi/ diaktifkan dengan udara atau uap untuk
menghilangkan hidrokarbon yang akan menghalangi/ mengganggu penyerapan zat
organik Bahan tersebut antar lain tulang, kayu lunak maupun keras, sekam,
tongkol jagung, tempurung kelapa, ampas penggilingan tebu, ampas pembuatan kertas,
serbuk gergaji, dan batubara.
Ø Pembuatan arang aktif
Secara umum dan sederhana,
proses pembuatan arang aktif terdiri dari 3 tahap, yaitu :
1. Dehidrasi : proses penghilangan air dimana bahan
baku dipanaskan sampai temperatur 170°C.
2. Karbonisasi
: pemecahan bahan-bahan
organik menjadi karbon. Suhu diatas 170°C akan menghasilkan CO dan CO2.
Pada suhu 275°C, dekomposisi menghasilkan “tar”, methanol dan hasil samping
lainnya. Pembentukan karbon terjadi pada temperatur 400-600°C.
3. Aktifasi
: dekomposisi tar dan
perluasan pori-pori. Dapat dilakukan dengan uap atau CO2 sebagai
aktifator.
Yang dimaksud dengan aktifasi
adalah suatu perlakuan terhadap arang yang bertujuan untuk memperbesar pori
yaitu dengan cara memecahkan ikatan hidrokarbon atau mengoksidasi molekul-molekul
permukaan sehingga arang mengalami perubahan sifat, baik fisika maupun kimia,
yaitu luas permukaannya bertambah besar dan berpengaruh terhadap daya adsorpsi.
Arang aktif mempunyai warna
hitam, tidak berasa dan tidak berbau, berbentuk bubuk dan granular, mempunyai
daya serap yang jauh lebih besar dibandingkan dengan arang yang belum mengalami
proses aktifasi, mempunyai bentuk amorf yang terdiri dari plat-plat dasar dan
disusun oleh atom-atom karbon C yang terikat secara kovalen dalam suatu kisi
yang heksagon. Plat-plat ini bertumpuk satu sama lain membentuk kristal-kristal
dengan sisa-sisa hidrokarbon yang tertinggal pada permukaan. Dengan
menghilangkan hidrokarbon tersebut melalui proses aktifasi, akan didapatkan
suatu arang atau karbon yang membentuk struktur jaringan yang sangat halus atau
porous sehingga permukaan adsorpsi atau penyerapan yang besar dimana luas
permukaan adsorpsi dapat mencapai 300-3500 cm2/gram.
Proses pembuatan arang aktif
dibagi menjadi 2, yaitu :
1) Proses Kimia
Bahan baku dicampur dengan
bahan-bahan kimia tertentu, kemudian dibuat padat. Selanjutnya padatan tersebut
dibentuk menjadi batangan dan dikeringkan serta dipotong-potong. Aktifasi
dilakukan pada temperatur 100°C. Arang aktif yang dihasilkan dicuci dengan air
selanjutnya dikeringkan pada temperatur 300°C. Dengan proses kimia, bahan baku
dapat dikarbonisasi terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan bahan-bahan
kimia.
2) Proses Fisika
Bahan baku terlebih dahulu
dibuat arang. Selanjutnya arang tersebut digiling, diayak untuk selanjutnya
diaktifasi dengan cara pemanasan pada temperatur 1000°C yang disertai
pengaliran uap.
Ø
Penyerapan
Bahan - bahan Terlarut Dengan Arang Aktif
Sifat arang aktif yang paling penting adalah daya serap. Untuk menghilangkan bahan-bahan terlarut dalam air, biasa menggunakan arang aktif dengan mengubah sifat permukaan partikel karbon melalui proses oksidasi. Partikel ini akan menyerap bahan-bahan organik dan akan terakomulasi pada bidang permukaannya. Pada umumnya ion organik dapat diturunkan dengan arang aktif.
Sifat arang aktif yang paling penting adalah daya serap. Untuk menghilangkan bahan-bahan terlarut dalam air, biasa menggunakan arang aktif dengan mengubah sifat permukaan partikel karbon melalui proses oksidasi. Partikel ini akan menyerap bahan-bahan organik dan akan terakomulasi pada bidang permukaannya. Pada umumnya ion organik dapat diturunkan dengan arang aktif.
Adsorpsi oleh arang aktif akan melepaskan gas, cairan dan zat padat dari larutan dimana kecepatan reaksi dan kesempurnaan pelepasan tergantung pada pH, suhu, konsentrasi awal, ukuran molekul, berat molekul dan struktur molekul. Penyerapan terbesar adalah pada pH rendah. Dalam Laboratorium Manual disebutkan bahwa pada umumnya kapasitas penyerapan arang aktif akan meningkat dengan turunnya pH dan suhu air. Pada pH rendah aktifitas dari bahan larut dengan larutan meningkat sehingga bahan-bahan larut untuk tertahan pada arang aktif lebih rendah.
Proses adsorpsi arang aktif
dapat digambarkan sebagai molekul yang meninggalkan zat pengencer yang terjadi
pada permukaan zat padat melalui ikatan kimia maupun fisika. Molekul tersebut
digunakan sebagai adsorbat dan zat padat disebut adsorben arang aktif. Adapun
adsorpsi yang terjadi pada arang aktif dapat bersifat :
- Adsorpsi Fisika
Adsorpsi fisika terjadi
berdasarkan ikatan fisika antara zat-zat dengan arang aktif dalam keadaan suhu
rendah dengan penyerapan relative kecil.
- Adsorpsi Kimia
Adsorpsi kimia terjadi
berdasarkan ikatan kimia antara adsorben (arang aktif) dengan zat-zat
teradsopsi. Dijelaskan pula bahwa bahan dalam larutan yang bersifat elektrolit
akan diserap lebih efektif dalam suasana basa oleh arang aktif. Sedangkan bahan
dalam larutan yang bersifat non elektrolit penyerapan arang aktif tidak
dipengaruhi oleh sifat keasaman atau sifat kebasaan larutan.
Dalam hal ini, ada beberapa faktor yang
mempengaruhi daya serap adsorpsi, yaitu:
·
Sifat
serapan
banyak senyawa yang dapat
diadsorpsi oleh arang aktif, tetapi kemampuannya untuk mengadsorpsi berbeda
untuk masing-masing senyawa. Adsorpsi akan bertambah besar sesuai dengan
bertambahnya ukuran molekul serapan dari struktur yang sama, seperti dalam deret
homolog. Adsorpsi juga dipengaruhi oleh gugus fungsi, posisi gugus fungsi,
ikatan rangkap, dan struktur rantai dari senyawa serapan.
·
Temperatur
Dalam pemakaian arang aktif
dianjurkan untuk mengamati temperatur pada saat berlangsungnya proses. Faktor
yang mempengaruhi temperatur proses adsorpsi adalah viskositas dan stabilitas
senyawa serapan. Jika pemanasan tidak
mempengaruhi sifat-sifat senyawa serapan, seperti terjadi perubahan warna
maupun dekomposisi, maka perlakuan dilakukan pada titik didihnya. Untuk senyawa
volatil, adsorpsi dilakukan pada temperatur kamar atau bila memungkinkan pada
temperatur yang lebih rendah.
·
pH
(derajat keasaman)
Untuk asam-asam organik,
adsorpsi akan meningkat bila pH diturunkan, yaitu dengan penambahan asam-asam
mineral. Ini disebabkan karena kemampuan asam mineral untuk mengurangi ionisasi
asam organik tersebut. Sebaliknya apabila pH asam organik dinaikkan yaitu
dengan penambahan alkali, adsorpsi akan berkurang sebagai akibat terbentuknya
garam.
·
Waktu
singgung
Bila
arang aktif ditambahkan dalam suatu cairan, dibutuhkan waktu untuk mencapai
kesetimbangan. Waktu yang dibutuhkan berbanding terbalik dengan jumlah arang
yang digunakan.
Selisih
ditentukan oleh dosis arang aktif, pengadukan juga mempengaruhi waktu singgung.
Pengadukan dimaksudkan untuk memberi kesempatan pada partikel arang aktif untuk
bersinggungan dengan senyawa serapan.
Secara garis besar penyerapan
arang aktif terhadap zat yang terlarut adalah:
- Zat teradsorpsi berpindah dari larutannya menuju lapisan luar dari adsorben (arang).
- Zat teradsorpsi diserap oleh permukaan arang aktif.
- Zat teradsorpsi akhirnya diserap oleh permukaan dalam atau permukaan porous arang.
Adapun secara umum faktor yang
menyebabkan adanya daya serap dari arang aktif adalah :
- Adanya pori-pori mikro yang jumlahnya besar pada arang aktif sehingga menimbulkan gejala kapiler yang menyebabkan adanya daya serap.
- Adanya permukaan yang luas (300 – 3500 cm2/gram) pada arang aktif sehingga mempunyai kemampuan daya serap yang besar.
Menurut SII No.0258-79, arang
aktif yang baik mempunyai persyaratan seperti yang tercantum pada tabel dibawah
ini :
Tabel1. Spesifikasi karbon
aktif
|
JENIS
|
PERSYARATAN
|
|
Bagian yang hilang pada
pemanasan 950°C
|
Maks. 15%
|
|
Air
|
Maks. 10%
|
|
Abu
|
Maks. 2,5%
|
|
Bagian yang tidak diperarang
|
Tidak nyata
|
|
Daya serap terhadap larutan
|
Min. 20%
|
b.
Gel
Silika
Merupakan bahan yang terbuat
dari add treatment dari larutan
sodium silikat yang dikeringkan. Luas permukaanya 600-800 m2/g
dengan diameter pori antara 20-50Á. Gel silika cocok digunakan untuk
mengadsorpsi gas dehidrat dan untuk memisahkan hidrokarbon.
c.
Alumina
Aktif
Alumina aktif cocok digunakan
untuk mengadsorpsi gas kering dan Liquid. Luas permukaannya 200-500 m2/g
dan diameter porinya 20-140Á.
III.
KESIMPULAN
Salah satu sifat penting dari
permukaan zat adalah adsorpsi. Adsorpsi adalah suatu proses yang terjadi ketika
suatu fluida (cairan maupun gas) terikat pada suatu padatan dan akhirnya
membentuk suatu film (lapisan tipis) pada permukaan padatan tersebut. Berbeda
dengan absorpsi dimana fluida terserap oleh fluida lainnya dengan membentuk
suatu larutan.
Kinetika adsorpsi yaitu laju
penyerapan suatu fluida oleh adsorben dalam suatu jangka waktu tertentu.
Kinetika adsorpsi suatu zat dapat diketahui dengan mengukur perubahan
konsentrasi zat teradsorpsi tersebut, dan menganalisis nilai k (berupa
slope/kemiringan) serta memplotkannya pada grafik. Kinetika adsorpsi
dipengaruhi oleh kecepatan adsorpsi. Kecepatan adsorpsi dapat didefinisikan
sebagai banyaknya zat yang teradsorpsi per satuan waktu. Kecepatan atau besar
kecilnya adsorpsi dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya macam adsorben dan
zat yang diadsorpsi (adsorbate), luas
permukaan adsorben, konsentrasi zat yang diadsorpsi (adsorbate), dan temperatur.
Adsorben ialah zat yang
melakukan penyerapan terhadap zat lain (baik cairan maupun gas) pada proses
adsorpsi. Umumnya adsorben bersifat spesifik, hanya menyerap zat tertentu.
Karbon aktif yang merupakan contoh dari adsorpsi, yang biasanya dibuat dengan
cara membakar tempurung kelapa atau kayu dengan persediaan udara (oksigen) yang
terbatas. Tiap partikel adsorben dikelilingi oleh molekul yang diserap karena
terjadi interaksi tarik menarik.
DAFTAR PUSTAKA
Atkins, P.W., 1997, Kimia Fisika
Jilid 2, Erlangga, Jakarta.
Brady,
James, 1999, Kimia Untuk Universitas, Erlangga, Jakarta.
Langganan:
Postingan (Atom)